Cinta itu merupakan anugerah Illahi yang merupakan kekuatan terbesar dalam hidup kita.
Mencintai seseorang lebih dari suatu perasaan, bukan sekedar emosi yang bergelora teramat kuat... kemudian berlalu...
Mencintai itu adalah suatu kesanggupan, kemampuan yang paling agung yang ada dalam diri seorang manusia. Cinta itu suatu keputusan yaitu untuk menerima yang lain seperti apa adanya, tanpa memaksa. Mencintai itu tindakan yang paling kreatif. Cinta itu perlu dilatih, perlu dipersiapkan. Oleh karena itu kita mesti terus belajar mencintai dan berani dicintai.
Saudaraku, tak ada seorangpun dari kita yang bisa hidup sendiri tanpa adanya kehadiran orang lain. Maka jadikanlah kehadiran anda yang unik dan khas sebagai pembawa kebahagiaan dalam kesempurnaan hidup orang lain.
Saudaraku yang saya cintai, saya mohon bila anda membaca tulisanku ini, demi kebaikan yang saling membantu menumbuhkembangkan apa saja, saya mohon untuk tuliskan sesuatu untukku di : emailku mas_kanthil@yahoo.com
MASKANTHIL
Belajar adalah kebutuhan, dan pengalaman merupakan kegiatan yang perlu dikembangkan. Keberhasilan ditentukan apa yang anda pikirkan
MONGGO PINARAK
SELAMAT DATANG KAWAN
Kamis, 11 Maret 2010
Minggu, 09 November 2008
Ayunkan Kakimu Selagi Bisa
Banyak orang merasa mampu untuk bergerak, baik bergerak tentang bisnis, mau pun bergerak secara nyata yaitu melangkahkan kaki. Namun ada orang bilang "Ati karep bondho cupet", atau "Maksud hati memeluk gunung, apa daya ... ". Itulah kebanyakan orang yang mempunyai patah semangat. Kurang berani mengambil resiko. Maunya segala sesuatu yang selalu instan, sekali gebrak langsung mencapai tujuan. Kurang memahami tentang kodrat. Manusia itu diciptakan untuk melangkah (mengayunkan kaki satu demi satu ), tidak mengayunkan kaki satu trus mencapai satu tujuan, bukan, bukan dan tidak demikian.
Ibarat anak kecil yang baru lahir, baru belajar berdiri, baru belajar berjalan, selalu ada jatuh bangunnya. Dan... mencoba lagi dan mencoba lagi, demikian sampai berhasil. Begitu juga dengan orang berbisnis, orang yang mempunyai keinginan, selalu ada rintangan dan seharusnya dicoba lagi... dicoba lagi.. sampai akhirnya menemukan apa yang seharusnya diingini.
Untuk itu kawan... marilah kita intro speksi diri. kita kembalikan segala sesuatunya kepada SANG PENCIPTA. Kita minta petunjuk dariNYA.
Semoga sekelumit cerita ini dapat bermanfaat, dan dapat menjadikan renungan pada diri kita masing-masing.
Ibarat anak kecil yang baru lahir, baru belajar berdiri, baru belajar berjalan, selalu ada jatuh bangunnya. Dan... mencoba lagi dan mencoba lagi, demikian sampai berhasil. Begitu juga dengan orang berbisnis, orang yang mempunyai keinginan, selalu ada rintangan dan seharusnya dicoba lagi... dicoba lagi.. sampai akhirnya menemukan apa yang seharusnya diingini.
Untuk itu kawan... marilah kita intro speksi diri. kita kembalikan segala sesuatunya kepada SANG PENCIPTA. Kita minta petunjuk dariNYA.
Semoga sekelumit cerita ini dapat bermanfaat, dan dapat menjadikan renungan pada diri kita masing-masing.
Langganan:
Postingan (Atom)